Selasa, 16 Maret 2010

Mengapa Drama - drama Korea Selatan banyak digemari

          Sejak sekitar 1 dekade lamanya marak drama-drama yang berasal dari negeri gingseng Korea Selatan ditayangkan di beberapa stasiun televisi swasta di Indonesia. Drama drama tersebut sangat diterima dan diminati oleh banyak masyarakat Indonesia terutama bagi kaum wanita seperti remaja putri dan wanita dewasa. Itu dihadirkan berupa serial yang biasa ditayangkan pada hari senin sampai jumat. Bahkan jika drama serial yang ditayangkan sudah tamat tiap-tiap episodenya penonton yang sangat menikmati drama serial tersebut meminta melalui media cetak atau internet agar tayangan drama tersebut bisa diputar ulang. Disini saya akan menguraikan mengapa drama drama serial tersebut digemari banyak orang untuk ditonton.
1. Para pemain memiliki karisma dalam setiap adegan yang mereka lakukan terutama pemeran protagonis yang meninggalkan kesan baik bagi para penonton.
2. Paras wajah khas oriental para pemain sangat menarik dan tidak membosankan untuk dilihat.
3. Plot atau alur cerita menampilkan konflik cinta segi empat yang terdiri dari 2 wanita dan 2 pria. Biasanya 2 pemeran utama mengawali kisah dengan tidak saling menyukai bahkan kerap bertengkar, dan 2 pemeran pendukung lainnya menyukai masing masing dari pemeran utama tersebut. Salah satu contohnya terdapat dalam drama Brilliant Legacy yang saya uraikan dalam bagan berikut :


Sun Woo Hwan ♥ Go Eun Sung
      ♥                            ♥
Go Eun Sung         Park Jun S

Konflik cinta seperti ini juga kerap terdapat dalam drama-drama serial lainnya seperti Full House, Wonderful Life, Princess Hours, dsb. Selain itu juga terdapat konflik cerita segitiga seperti cinta antara Goo Jun Pyo, Jandi, dan Ji Hoo dalam drama Boys Before Flowers. Dan masih banyak lagi drama drama serial menarik seperti yang sudah diuraikan diatas.

4. Terdapat gaya romantis yang ringan dan manis dalam arti tidak menampilkan sisi vulgar atau sensual seperti yang biasa disajikan dalam film-film barat. Gaya atau adegan romantis tersebut seperti adegan pemeran utama pria menggendong wanita yang dicintai dipunggungnya ketika sang wanita tidak kuat untuk berjalan atau hak sepatu patah, menutupi tubuh wanita yang sedang dalam kondisi kedinginan dengan jaket tebal yang dikenakan sang pria ketika turun salju atau hujan lebat, lalu sang pria menggenggam sambil menggosokan tangan sang wanita lalu menyandarkan kepala pada bahu sang pria. Kemudian jiwa heroic sebagai penyelamat keluar tatkala sang wanita butuh pertolongan ketika tenggelam dalam air.

5. Selain menghadirkan gaya romantis, terdapat juga bumbu bumbu humor atau cerita kocak yang mengundang gelak tawa. Sulit untuk dijelaskan seperti apa sisi komedi yang dihadirkan jika pembaca sekalian tidak menontonnya sendiri. Genre drama-drama Korea yang mendominasi di Indonesia yaitu Romantic Comedy.
6. Penonton akan menjumpai unsur-unsur budaya yang memiliki kecenderungan budaya timur yang kental. Seperti ketika sesudah menikah, kedua pengantin melakukan kunjungan kerumah orang tua masing masing dengan mengenakan pakaian tradisional Korea yaitu Hanbok dan membawa masakan tradional pula yang didahului kerumah orang tua pengantin pria baru disusul pengantin wanita. Ketika bertemu orang lain yang dikenal ataupun tidak dalam drama kita menjumpai kebiasaan membungkukan punggung (bowing) beberapa derajat, hal itu dilakukan agar saling menghormati satu sama lain, terutama antara yang muda dan yang tua. Pakaian yang dikenakan para pemain wanita dalam drama serial juga berpegang teguh pada budaya timur dengan tidak terlalu mempertontonkan bentuk tubuh bahkan yang dikenakan pemeran utama wanita sangat sederhana dan sopan. Tampak berlawanan dengan sinetron-sinetron Indonesia yang kebanyakan menonjolkan sensualitas dengan berpakaian agak terbuka, padahal Indonesia mayoritas beragama islam yang menekankan untuk menutup aurat bagi perempuan. Yang menarik juga terdapat kegiatan rutin seperti adegan menggosok gigi yang diperlihatkan dalam intermezzo cerita.
7. Sisi lain yang menarik adalah alunan musik dan lagu pengiring cerita (soundtrack) yang sangat menyentuh didengar hingga bisa membuat penonton meneteskan airmata, terutama musik atau lagu yang bergenre ballad maupun blues.

          Begitulah sedikit pendapat saya tentang alasan mengapa drama-drama serial Korea Selatan sangat digandrungi oleh banyak orang di Indonesia. Sampai-sampai para sineas (film-maker) tertarik pula untuk mengikuti alur cerita yang sama dengan drama Korea dalam sinetron –sinetron maupun film.

0 komentar:

Poskan Komentar